Salatiga – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpersip) Kota Salatiga kembali melaksanakan kegiatan identifikasi, pendataan, dan perawatan naskah kuno sebagai upaya pelestarian warisan budaya tulis. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (19/8/2026) ini menyasar dua lokasi, yakni Pondok Pesantren Roudlotut Ta’allum Canden, Kelurahan Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, serta kediaman KH Sumyani Aziz, pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Darussalam, Tingkir Lor, Kota Salatiga.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama filolog Alfan Rizka A., M.Hum. untuk mengidentifikasi kondisi fisik, kandungan informasi, serta melakukan pendataan sebagai bagian dari upaya pelestarian naskah kuno yang masih tersimpan di lingkungan masyarakat dan pesantren.
Salah satu temuan penting dalam kegiatan ini adalah catatan milik Kiai Haji Zubair Umar al-Jailani (1908–1990), seorang ulama sekaligus ahli falak Salatiga yang dikenal memiliki kontribusi besar dalam pengembangan ilmu falak di dalam negeri maupun luar negeri (Makkah dan Mesir) . Naskah tersebut menjadi sumber informasi berharga yang merekam jejak pemikiran, keilmuan, dan tradisi intelektual ulama Salatiga pada masanya.
Melalui kegiatan ini, Dinpersip Kota Salatiga berkomitmen untuk terus mendokumentasikan sekaligus menjaga keberadaan naskah-naskah kuno sebagai bagian dari memori kolektif daerah. Pendataan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam upaya pelestarian yang lebih luas, sehingga nilai sejarah, ilmu pengetahuan, dan budaya yang terkandung di dalamnya dapat diwariskan kepada generasi mendatang.














