Dinpersip Salatiga bersama Perpustakaan Nasional RI menggelar expo dan talkshow nasional Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (PILM) untuk Kesejahteraan di Kota Salatiga, Senin 3/7/2023. Digelar di Halaman Dinpersip, salah satu tujuannya adalah untuk meningkatkan literasi masyarakat berkebutuhan khusus di Kota Salatiga. Nampak hadir Pj. Wali Kota beserta bunda literasi, Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, Kepala Perpusnas RI, Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Ka OJK Reginoal 3 Jateng-DIY, Ka. Dinpersip Prov. Jateng, Komisi A DPRD Kota Salatiga dan segenap tamu undangan.
Kepala Dinpersip Salatiga, Sri Sarwanti, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan terselenggara selama beberapa hari. “Kegiatan PILM mengangkat tema transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial mengubah tantangan menjadi peluang bagi masyarakat penyandang disabilitas. Kegiatan ini akan berlangsung selama tujuh hari, mulai 3-9 Juli di Halaman Dinpersip yang tersedia pameran buku dan hasil dari kegiatan inklusi sosial”. Pihaknya juga menuturkan peserta yang mengikuti secara luring sebanyak 200 orang dan hampir 10.000 peserta melalui zoom meeting & live youtube Perpusnas RI serta Dinpersip Salatiga.
Kesempatan tersebut Pemkot Salatiga melalui Pj. Wali Kota meresmikan “Cafe Hening” yang dikelola oleh Sahabat Tuli Salatiga, ditandai dengan pembukaan tirai. Selain itu turut di launching pula program unggulan Dinpersip yakni Literasi untuk Anak Usia Dini Salatiga (Sinisa). Harapan dari program tersebut adalah memacu anak sejak dini supaya gemar membaca untuk tumbuh kembang pada usia emas (golden age).
Dalam kesempatan ini pula diluncurkan layanan terbaru Dinpersip Salatiga yakni Pusat Informasi Keuangan Terpadu berupa penandatanganan komitmen literasi keuangan oleh Bunda Literasi Kota Salatiga.
Selain itu dalam pembukaan ini juga dilaksanakan pemberian penghargaan kepada pemenang Lomba perpustakaan khusus yaitu Perpustakaan Bagian Hukum Setda, Sekretaris Dewan dan Bappeda. Drs. Sinoeng N. Rachmadi, M.M berkomitmen untuk memberikan fasilitas dan mendorong terkait kemudahan akses penyelenggaraan literasi yang inklusi. โDalam konteks ini saya tentu akan terus memfasilitasi dan mendorong kemudahan-kemudahan yang sifatnya inklusif, tidak lagi ekslusif. Sehingga semua pihak bisa mengakses untuk itu. Mungkin barangkali belum sempurna, tetapi keberpihakan dan itikad baik itu menjadi kata kunci supaya konsep negara hadir bisa terbukti dan terwujudโ.
Puncak acara tersebut adalah talkshow dengan melibatkan beberapa narasumber terkemuka, antara lain Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Agustina Wilujeng Anggota Komisi X DPR RI, Dr. Mujib Rahmat, M.H Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, Drs. Deni Kurniadi, M.Hum Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit, M.Si Pegiat Literasi, Sabar Subadri dan dipandu oleh moderator, Direktur Perpustakaan UKSW, Tintien Koerniawati, M.I.Kom












