SALATIGA — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpersip) Kota Salatiga kembali menyelenggarakan kegiatan Kelas Literasi Digital Marketing bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan keterampilan dan kemandirian masyarakat inklusif di era digital.
Kegiatan ini diikuti oleh teman-teman disabilitas yang tergabung dalam Komunitas ITMI (Ikatan Tuna Netra Islam Indonesia) dan PDS (Persatuan Difabel Salatiga). Pelatihan dilaksanakan dalam empat kali pertemuan, yakni pada tanggal 11, 12, 18, dan 19 Mei 2026.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi sekaligus praktik langsung mengenai digital marketing yang aplikatif dan mudah diterapkan. Narasumber kegiatan, Anggun Tri Raka Aji dari Ikatan Tuna Netra Islam Indonesia, menyampaikan berbagai materi, salah satunya pemanfaatan WhatsApp Business sebagai media promosi dan komunikasi usaha.
Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Selain belajar mengenai fitur-fitur WhatsApp Business, peserta juga dikenalkan pada strategi sederhana dalam memasarkan produk dan membangun komunikasi dengan pelanggan melalui platform digital.
Melalui kegiatan ini, Dinpersip Kota Salatiga berharap keterampilan digital teman-teman disabilitas dapat terus berkembang sehingga mampu membuka peluang usaha, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat kemandirian ekonomi di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Dinpersip Kota Salatiga dalam menghadirkan layanan literasi yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.












